Top Up Token
Top up token digunakan untuk menambah saldo token perusahaan agar bisa melakukan pengecekan/screening. Setiap 1 token = 1 pengecekan, jadi jumlah token yang dibeli sebaiknya mengikuti kebutuhan volume pengecekan tim anda.
Kapan perlu top up?
Lakukan top up jika:
- Saldo token tidak cukup untuk kebutuhan pengecekan harian/mingguan.
- anda ingin menurunkan biaya per pengecekan dengan membeli dalam jumlah lebih besar (harga per token biasanya lebih hemat di volume tertentu).
Cara menentukan jumlah token
Gunakan pendekatan sederhana:
- Estimasi kebutuhan: (jumlah pengecekan per hari) × (jumlah hari kerja) × buffer 10–20%.
- Jika tim melakukan pengecekan massal (batch), pertimbangkan beli token sekaligus untuk mengurangi frekuensi top up.
Pajak dan total pembayaran
Harga token dapat dikenakan PPN 11%. Pastikan sebelum checkout anda sudah mengecek total pembayaran (subtotal + PPN) agar sesuai dengan prosedur approval pembayaran internal perusahaan.
Metode pembayaran
Top up mendukung beberapa metode pembayaran (mis. Virtual Account, e-wallet, dan QRIS). Pilih metode yang paling sesuai dengan kebijakan pembayaran perusahaan.
Setelah pembayaran berhasil
Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, token akan masuk ke saldo perusahaan dan bisa langsung digunakan untuk pengecekan berikutnya.