Skip to main content

Skor Kredibilitas

Skor kredibilitas membantu anda menilai “seberapa perlu perhatian” sebuah profil, lalu menunjukkan bagian mana yang paling perlu ditinjau. Output ini dirangkum dalam skor (0–100), predikat risiko, grade/label, serta breakdown kategori dan highlight temuan penting.

Skor kredibilitas (0–100)

Skor kredibilitas dan predikat risiko

Skor adalah angka ringkas untuk memudahkan tim melakukan triage: mana yang aman dilanjutkan, mana yang perlu klarifikasi dulu. Di contoh output, skor ditampilkan sebagai 53/100.

Cara pakai:

  • Anggap skor sebagai sinyal awal, bukan keputusan final.
  • Setelah lihat skor, langkah yang benar adalah membaca kategori mana yang menurunkan skor, dan temuan “Perhatian” yang muncul.

Predikat risiko

Predikat risiko menerjemahkan skor menjadi bahasa yang lebih mudah dipahami tim operasional. Di contoh output, predikatnya Risiko Sedang dan status interpretasinya menyebut Perlu Klarifikasi.

Cara pakai:

  • “Risiko Sedang” biasanya berarti profil punya banyak sisi positif, tapi ada indikator yang perlu dipahami konteksnya sebelum anda ambil keputusan akhir.
  • Fokuskan klarifikasi pada indikator yang diberi label risiko tinggi atau yang berdampak besar ke kategori skor.

Grade & label (mis. “Perlu Perhatian”)

Selain skor, ProofyLink menampilkan grade dan label ringkas untuk membantu konsistensi antar reviewer. Di contoh output, skor 53/100 memiliki Grade D dan label Perlu Perhatian.

Cara pakai:

  • Grade/label membantu menyamakan interpretasi ketika beberapa orang menilai hasil yang sama.
  • Label “Perlu Perhatian” bukan berarti “langsung ditolak”; ini sinyal untuk membaca bagian “Perhatian” dan melakukan klarifikasi yang relevan.

Breakdown kategori (apa yang membentuk skor)

Skor total berasal dari beberapa kategori. Di contoh output, kategorinya dan kontribusinya ditampilkan sebagai berikut:

  • Stabilitas Hidup: 16/25 (64%)
  • Kebijaksanaan Finansial: 13/25 (52%)
  • Riwayat Komitmen: 10/25 (40%)
  • Pola Perilaku: 6/15 (40%)
  • Resiliensi & Pemulihan: 8/10 (80%)

Cara membaca yang paling praktis:

  • Mulai dari kategori dengan persentase terendah (di contoh: Riwayat Komitmen dan Pola Perilaku) untuk menemukan area yang perlu didalami lebih dulu.
  • Lihat kategori yang tinggi (di contoh: Resiliensi & Pemulihan) untuk memahami faktor yang menyeimbangkan risiko dan konteks positifnya.

Kekuatan (apa yang mendukung kredibilitas)

Skor kredibilitas dan predikat risiko

“Kekuatan” adalah temuan positif yang membantu menjelaskan mengapa profil ini dinilai cukup baik di beberapa area. Di contoh output, ProofyLink menuliskan kekuatan seperti Karir Stabil, Semua Akun Performing, dan indikator pemulihan yang baik.

Cara pakai:

  • Jadikan “Kekuatan” sebagai konteks saat diskusi internal agar penilaian tidak berat sebelah.
  • Kekuatan juga bisa dipakai sebagai bahan pertanyaan untuk memvalidasi konsistensi informasi (misalnya memastikan data pekerjaan memang sesuai).

Perhatian (indikator yang perlu ditanya)

“Perhatian” berisi hal-hal yang paling mungkin menjadi penyebab skor turun atau menjadi sumber risiko operasional. Di contoh output, salah satu perhatian utama adalah Utilisasi Kredit Tinggi (penggunaan 98% dari limit) dan diberi label HIGH RISK.

Cara pakai:

  • Perlakukan label HIGH RISK sebagai pemicu untuk klarifikasi berbasis fakta (misalnya: penyebab, pola, dan apakah ini kondisi sementara atau kebiasaan).
  • Pastikan klarifikasi anda tercatat dan bisa ditautkan ke keputusan akhir (agar keputusan tidak sekadar “feeling”).

Rekomendasi optimalisasi profil (apa langkah paling masuk akal)

Skor kredibilitas dan predikat risiko

Di bawah skor, ProofyLink dapat menampilkan rekomendasi “Langkah Optimalisasi Profil” yang diprioritaskan (High/Medium/Low) dan estimasi “potential” peningkatan poin. Pada contoh output, rekomendasinya mencakup “Turunkan Utilisasi Kredit” sebagai High Priority, serta langkah lain seperti menyelesaikan fasilitas kredit dan meningkatkan completion rate.

Cara pakai:

  • Untuk screening, rekomendasi ini paling berguna sebagai arah mitigasi: tindakan apa yang bisa diminta/dikonfirmasi agar risikonya lebih terkendali.
  • Gunakan prioritas untuk menentukan urutan pertanyaan/verifikasi, bukan sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi semuanya.